Memasuki tahun 2013 dengan semangat yang menggebu karena
beberapa rencana yang sudah jadi wacana sejak akhir tahun. Beberapa kabar yang bikin semangat itu diantaranya adalah
saya akan jadi profil fitur blog manik
jawa. Hampir engga percaya kalau admin manik jawa, mba Lilik, memilih saya
untuk jadi fitur artisnya. Siapalah saya, baru setahun menggeluti bidang manik
ini sekaligus menjadikannya bisnis passion.
Saya benar-benar tidak tau apa effeknya ketika saya terpilih
sebagai salah satu fitur artis tahun ini. Yang jelas ini adalah bentuk
apresiasi yang mengagetkan buat saya.
Saya? Yang bener aja... hehehe tapi itu baru kabar saja, belum tahu buat
fitur bulan apa. Diwawancara-pun belum. Mba lilik sepertinya banyak ide dan
rencana-rencana buat grup ‘Indonesia Bead Lover’.
Di bulan sebelumnya saya bertemu dengan Butat pemilik
‘Beadsndesign’. Engga pernah nyangka pertemuan dan ngobrol di crafina
membuat saya dipertemukan untuk kedua
kalinya di satua hari kumpul santai para crafter. Dan disitulah cerita yang
mengagetkan dimulai. Butat mengajak saya ikut pameran di ‘Indonesia Fashion Week’ febuari ini, setelah
melihat salah satu koleksi Temali saya. Harus diakui bahwa karya temali bukan
murni karya saya, tapi didukung penuh oleh produksi manik-manik cantik dari
manik jawa, saya hanya merangkainya dengan cara yang mungkin masih jarang.
Bagi crafter, apalagi pendatang baru seperti saya, ikut
pameran adalah sesuatu yang mewah, mengingat sewa stand begitu mahal. Secara hitungan bisnis kami engga sanggup
untuk ikut pameran skala nasional walaupun itu dengan sistem patungan. Tapi kini
ada kesempatan ikut pameran tanpa memikirkan biaya stand. Ga percaya, sekaligus
engga akan melepaskan kesempatan ini.
Kedua kabar itulah yang membuat saya mempunyai semangat
menggebu memasuki tahun baru. semua
tentang apresiasi yang engga akan terukur dengan materi. Dan memang saya tidak
terlalu memikirka materi yang akan saya dapat mengenai hal ini.
semangat ini menjadi tameng yang kuat ketika menghadapi
masalah datang secara bertubi-tubi.
Semangat yang selalu mengingatkan bahwa masalah-masalah itu hanya porsi
kecil yang kebetulan datang bersamaan, sedangkan berkah-berkah seperti itu adalah
porsi yang lebih besar yang harus saya
pelihara ke depan.
Mengatur pikiran positif rasanya tak semudah tahun lalu,
karena kondisi dan masalah sudah berubah seiring waktu. Tapi bisa, pasti bisa!
Begitu gumam saya. semua akan menjadi
lebih baik.
Maka inilah yang terjadi ketika siap menyambut bulan saya.
Bulan saat saya dilahirkan, bulan pembuktian persistensi saya menyelesaikan
kuliah dan diwisuda. Bulan berkah dan cinta ( yang kebetulan orang-orang
kasmaran merayakan cinta), bulan saat beruang madu dan macan menyatukan janji
suci mereka. Bulan dengan banyak perayaan, termasuk tahun baru bagi etnis
Tionghoa.
Sekali lagi saya tidak pernah menyangka bahwa bulan ini
dilimpahkan begitu banyak rejeki materi dan immateri. Saya hampir sesak
menghadapi semua, tapi saya berjanji tidak akan mengeluh. Walau semua akan
membuat saya keletihan. Karena inilah yang pernah saya pikirkan: jika Tuhan
melimpahkan kesenangan bertubi-betubi, akankah saya sekuat seperti ketika menghadapi kesedihan terberat
yang pernah saya alami? Mari terjemahkan kata ‘kuat’ secara mental dan fisik.
And then I hear the
sound questioning me: “ and then, where’s the love, Mel?”
“ Ow.. the love is always there, in the same special space ini my heart. A place that i never share it o anyone else..”
“ Ow.. the love is always there, in the same special space ini my heart. A place that i never share it o anyone else..”
And the sound say: “Well,
happy birthday Mel, happy bestday, happy
blessed day and happy your own new year..”
